Kode auto ads : Terbaru. Cara Menghemat Pemakaian Listrik Skip to main content

Terbaru. Cara Menghemat Pemakaian Listrik

Penajam.Com - Bismillah. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa listrik merupakan salah satu kebutuhan primer bagi kita. Listrik merupakan salah satu bagian yang hampir dipastikan tidak dapat dipisahkan dari hidup manusia. Saking pentingnya listrik tersebut, ketika listrik tidak menyala/padam secara otomatis kita dengan serta merta mengeluh bahkan mengkritik kalau tidak mau dikatakan menghujat pihak lain terutama perusahaan penyedia listrik tersebut.
Cara Menghemat Pemakaian Listrik
Ketika listrik padam atau biasa masyarakat menyebutnya lampu mati, maka kita akan bingung apa yang harus dilakukan. Sementara smartphone belum di isi ulang (charge), dikantor mau mencetak laporan, ruangan kantor menjadi panas, anak bayi juga ikutan kepanasan karena listrik padam dan beribu masalah lainnya. Mungkin solusinya ada disini.

Pada bahasan kali ini penulis akan memberikan beberapa kiat-kiat praktis dan mudah bagaimana cara menghemat tagihan listrik. Cara tersebut dibawah ini merupakan cara termudah dan telah penulis buktikan beberapa waktu yang lalu.

1. Gunakan peralatan elektronik secara bergantian

Menggunakan peralatan elektronik secara bergantian disini dapat diartikan bahwa ketika kita tidak memerlukan peraltan elektronik dalam keseharian kita maka bisa kita matikan dan jika tidak repot maka cabutsteker dari colokan listrik. Sebagai contoh ketika anda ingin minum kopi atau teh yang mengandalkan dispenser dengan pemanas dan pendingin, maka anda dapat mematikan alat dispenser tersebut ketika tidak ingin kita gunakan sebagai pemanas air untuk membuat kopi , teh dan minuman lainnya. Matikan pendinginnya jika tidak diperlukan. Memang agak ribet dan memakan sedikit waktu kita serta embutuhkan ritual dan konsentrasi lebih untuk memulainya. Namun ingat hal kecil itu bermanfaat bagi tagihan listrik anda dikemudian hari.

2. Jika menggunakan AC, gunakan mode ini
Penulis pernah disarankan oleh seorang teman ketika menggunakan AC (Air Conditioner/Pendingin Udara) maka gunakan mode tetesan air (dew drop/water drop) biasa ditandai dengan logo atau kode air menetes. Lalu gunakan juga mode automatic/otomatis untuk kecepatan kipasnya. Nantinya AC tersebut akan menyesuaikan dengan kondisi atau suhu diruangan anda. Bagi sebagian orang hal ini kurang memuaskan, namun perlu diingat bahwa perubahan mode pada AC anda akan berpengaruh pada tagihan pemakaian listrik dirumah/kantor anda.

Cara Menghemat Pemakaian Listrik

Seorang kolega penulis pernah menuturkan bahwa penggunaan listrik dirumahnya sangat boros sekali. Menggunakan voucher/ pra bayar dengan pembelian voucher listrik perminggunya sebesar 100.000 (seratus ribu rupiah), alasannya salah satunya karena anaknya menggunakan AC dengan mode Cool (dingin) dan suhu dibawah 20 derajat.

4. Gunakan peralatan elektronik hemat listrik
Salah satu solusi efektif lainnya adalah gunakan peralatan elektronik yang telah dilengkapi dengan penghemat listrik atau mendukung listrik hemat. Yang termudah yaitu dengan mengganti bola lampu klasik (bola pijar dan lainnya) dengan lampu berbasis LED (Light Emiting Dioda). Jiakalau memungkinkan dari segi biaya maka ganti seluruh lampu dirumah anda dengan lampu hemat energi tersebut. Jika belum mampu maka ganti secara perlahan.
Sejauh penulis ketahui bahwa lampu jenis LED termasuk awet walaupun memang lebih mahal diawal pembelian. Namun sekarang telah banyak produsen mengeluarkan produk lampu LED dengan harga terjangkau tidak seperti beberapa tahu lalu. Bahkan jika anda belum bisa move on (berpindah) dari jenis lampu pijar berwarna kuing/orange sekarang model lampu LED juga ada yang berwarna tersebut.
Cara Menghemat Pemakaian Listrik
Selain lampu juga bisa menggunakan peralatan elektronik lainnya seperti AC dengan Dual Converter atau mesin cuci dengan Converter lainnya.

Lalu darimana cara ini akan dimulai? silahkan mencobanya dari hal yang menurut anda mudah dilakukan terlebih dahulu. Selamat mencoba.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar