Skip to main content

Contoh Undangan Aqiqah dimasa Pandemi Covid-19

Penajam.Com | Bismillah. Setahun telah berlalu pandemi covid-19 di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri masih banyak kasus yang belum terungkap namun tingkat kesembuhan karena pandemi ini juga lumayan baik. Penerapan 3T (Tracing, Testing, Treatment) termasuk belum sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh WHO.

Undangan Aqiqah dimasa Covid-19

Dalam hal ini Pemerintah lebih menekankan penerapan 3M yang dapat dilakukan dengan menjalankan setidaknya 3 (tiga) perilaku disiplin yaitu:

  1. Memakai masker
  2. Mencuci tangan
  3. Menjaga jarak dan menghindari kerumunan

Penerapan 3M yang Baik dan Benar

Laman resmi Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menginformasikan langkah-langkah yang baik dan benar dalam menerapkan perilaku 3M untuk mencegah penularan virus Corona, yakni sebagai berikut:

1. Panduan Memakai Masker

  • Semua orang harus memakai masker, terutama jika di luar rumah. 
  • Sebelum memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir (minimal 20 detik). 
  • Bila tidak tersedia air, gunakan cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%). 
  • Pasang masker untuk menutupi mulut dan hidung. Pastikan tidak ada sela antara wajah dan masker.
  • Hindari menyentuh masker saat digunakan. 
  • Bila menyentuh masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik, atau bila tidak ada, gunakan cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%). 
  • Jangan sentuh atau buka-tutup masker saat digunakan. 
  • Ganti masker yang basah atau lembab dengan masker baru. 
  • Masker medis hanya boleh digunakan satu kali saja.
  • Buang segera masker 1x pakai di tempat sampah tertutup atau kantong plastik usai dipakai.
  • Masker kain 3 lapis dapat dipakai berulang, tapi harus dicuci dengan deterjen usai dipakai.
  • Saat membuka masker: lepaskan dari tali belakang dan jangan sentuh bagian depan masker.
  • Cuci tangan setelah menyentuh atau membuang masker.
  • Perlu diingat, penggunaan masker yang keliru justru meningkatkan risiko penularan.


2. Panduan Mencuci Tangan

  • Basahi tangan dengan air mengalir.
  • Sabuni tangan.
  • Gosok semua permukaan tangan, termasuk telapak dan punggung tangan, sela-sela jari dan kuku, selama minimal 20 detik.
  • Bilas tangan sampai bersih dengan air mengalir.
  • Keringkan tangan dengan kain bersih atau tisu pengering tangan yang harus dibuang ke tempat sampah segera setelah digunakan.
  • Sering cuci tangan pakai sabun, terutama sebelum makan, usai batuk atau bersin, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah ke kamar mandi.
  • Biasakan mencuci tangan pakai sabun setelah dari luar rumah atau sebelum masuk sekolah dan tempat lain.
  • Bila sabun dan air mengalir tidak ada, gunakan cairan pembersih tangan berbahan alkohol (minimal 60%).

3. Panduan Menjaga Jarak

  • Selalu menjaga jarak fisik lebih dari 1 meter dengan orang lain.
  • Tetap berada di rumah sesuai panduan pemerintah, kecuali ada keperluan mendesak.
  • Bekerja, belajar dan beribadah di rumah.
  • Keluar hanya untuk belanja hal penting atau pengobatan, itu pun seminimal mungkin.
  • Gunakan masker saat di luar rumah.
  • Sebisa mungkin hindari penggunaan kendaraan umum.
  • Tunda atau batalkan acara berkumpul bareng keluarga besar atau teman
  • Komunikasi tatap muka bisa dilakukan via telepon, internet, media sosial, dan aplikasi
  • Tunda atau batalkan acara pertemuan, konser musik, pertandingan olahraga, kegiatan keagamaan, dan kegiatan lain yang mengundang orang banyak.
  • Gunakan telepon atau layanan online untuk menghubungi dokter dan fasilitas lain.
  • Kalau mengalami demam, merasa lelah dan batuk kering, lakukan isolasi diri.
  • Semua orang harus melakukan physical distancing untuk mencegah penularan COVID-19
  • Jaga jarak harus lebih ketat jika untuk melindungi orang yang berisiko
  • Orang yang berisiko, yaitu: berusia 60 tahun lebih; atau memiliki penyakit penyerta seperti sakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, kanker, asma dan paru; ibu hamil.


Cara membuat Undangan Aqiqah

Dimasa pandemi covid-19 ini bagi kita umat Islam yang merencanakan untuk mengadakan acara yang berpotensi menimbulkan keramaian hendaknya tetap memedomani perilaku atau protokol kesehatan 3M atau bahkan 5M. Selain itu kita hendaknya berusaha mengurangi kontak fisik dengan orang lain kecuali dalam keadaan tertentu saja. Dalam hal ini mengadakan suatu acara pasti menggunakan salah satunya adalah undangan. Undangan aqiqah disini juga dapat dibuat dengan menggunakan aplikasi WhatsApp atau SMS yang mulai ditinggalkan. Tidak ada perbedaan mendasar antara membuat dan mengirimkan undangan aqiqah melalui SMS maupun melalui aplikasi WhatsApp. Namun bagi sebagian pengguna, membuat undangan tetap harus memperhatikan beberapa hal yang penting seperti membuat dan menampilkan kalimat pembuka salam, menuliskan nama penerima undangan dengan benar, menampilkan informasi mengenai waktu dan tempat acara sedetail mungkin.

Hal lain yang tak kalah penting pada bagian akhir undangan yaitu pada kalimat penutup undangan tersebut yang biasanya berisi harapan akan kehadiran dalam acara aqiqah tersebut serta doa dan tak lupa menampilkan ucapan salam kembali

Selain kalimat dalam undangan melalui SMS dan WhatsApp tersebut juga tak boleh luput dari perhatian pembuat undangana adalah waktu dalam pengiriman undangan tersebut. Usahakan mengirimkan undangan pada jam efektif antara jam 9 pagi hingga jam 18 sore. Jangan mengirimkan undangan pada saat laut malam dan pada jam tidak efektif karena selain akan mengganggu waktu si penerima juga tidak akan maksimal usaha yang dilakukan tersebut.

Contoh Undangan Aqiqah dimasa Pandemi Covid-19

Assalamu'alaikum.

Bismillah. Mohon ijin Bapak/Ibu unsur Pimpinan beserta seluruh staf kantor PT.xxxx. Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu seluruhnya untuk hadir dalam acara syukuran (aqiqah) atas kelahiran putri kami yang ke-4 pada :

Hari :  Rabu, 27 Februari 2019

Waktu : Setelah sholat Zuhur (pukul 13.00 s.d selesai)

Tempat : Perum Indah Lestari blok AZ nomor 100 Kelurahan Penajam

Semoga berkenan hadir bagi yang tidak berhalangan. Karena sifatnya makan siang/syukuran/aqiqah serta mengingat terbatasnya jumlah ruangan dirumah kami, agar kehadirannya dapat diatur secara bergantian serta tidak membawa hadiah/kado berupa apapun juga. Terima kasih.


Assalamu'alaikum.

Yang berbahagia,



Abdirrahman & Yumna


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar